DENPASAR, iNews.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan di Denpasar, Bali memberikan pembebasan kepada 245 napi melalui program asimilasi. Pembebasan itu terkait pencegahan virus corona (Covid-19).
"Total yang sudah dibebaskan di LP Kerobokan karena mendapat asimilasi sebanyak 245 orang," kata Kalapas Kerobokan Yulius Sahruzah, Senin (20/4/2020).
Kendati telah mengurangi kapasitas, namun Lapas Kerobokan ternyata masih kelebihan kapasitas. Yulius mengatakan, setelah 245 napi meninggalkan lapas, jumlah penghuni di Lapas Kerobokan saat ini tersisa 1.400 orang.
Angka 1.400 orang itu menurutnya masih melebih daya tampung lapas terbesar di Provinsi Bali ini. Dia menyebut, Lapas Kerobokan sejatinya hanya mampu menampung 323 napi.
Namun demikian, dia menilai kebijakan pengurangan jumlah napi di lapas turut membantu mencegah penularan Covid-19.