Sri Mulyani Hapus SMS di HP Tiap Hari Gara-Gara Tawaran Pinjaman Dana

Michelle Natalia
Sri Mulyani mengaku sering menghapus SMS di telepon selulernya karena tawaran pinjaman dana cepat. (Foto: Dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani kerap menghapus pesan singkat atau SMS yang menumpuk di handphone miliknya. Bahkan hal itu dilakukannya hampir setiap hari.

Usut punya usut, hal itu terjadi lantaran dia sering menerima SMS berisi penawaran pinjaman dana cepat.   

"Sekarang banyak yang tawaran, Anda butuh dana cepat? Itu HP saya tiap hari harus hapus-hapus kayak gitu. Anda butuh Rp1 juta, Rp5 juta, kalau kamu punya BPKB rumah, jaminan dan sebagainya,” ujar Sri Mulyani dalam webinar Indonesia Data and Economic Conference 2021 Katadata di Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Sri Mulyani menilai, tawaran pinjaman dana cepat tersebut memang tidak terlepas dari kemajuan teknologi finansial atau fintech yang memudahkan masyarakat mencari pinjaman uang secara cepat dan online.

Kendati demikian, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengingatkan agar masyarakat Indonesia mewaspadai fintech ilegal. Jika tidak, kata dia, fintech ilegal ini akan berdampak buruk ke depannya. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengusaha Tembakau Madura Tagih Janji Menkeu Purbaya soal Penambahan Layer CHT

57 tahun lalu

Hadiri WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia

57 tahun lalu

Kata Purbaya soal IKN Disebut Media Asing bakal Jadi Kota Hantu: Jangan Percaya!

57 tahun lalu

Kritik Gaya Komunikasi Menkeu Purbaya, Hasan Nasbi: Enggak Bisa Baku Tikam Terus di Depan Umum

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Bantah Purbaya soal Dana Mengendap, Tegaskan Kas Daerah Hanya Berbentuk Giro

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal