Soal Papua, Ketum PBNU Said Aqil Minta Aparat Tak Gunakan Kekerasan

Koran SINDO
Alex Aji Saputra
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj (kanan) dan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar berjalan menuju tempat acara Munas Alim Ulama Muktamar V PKB di Nusa Dua, Bali. (Foto: Koran SINDO/Alex Aji Saputra)

NUSA DUA, iNews.id – Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meminta kepada aparat kepolisian untuk segera menenteramkan suasana beberapa wilayah di Papua yang saat ini memanas dengan bijak dan arif tanpa menggunakan kekerasan.

“Saya berharap kepada aparat kepolisian agar segera menentramkan suasana dengan bijak dan arif, tidak menggunakan kekerasan,” kata Kiai Said saat menghadiri Munas Alim Ulama Muktamar V PKB di Nusa Dua, Bali, Selasa (20/8/2019).

Menurut Said Aqil, gesekan-gesekan yang memicu kerusahan di beberapa kota di Papua itu sebenarnya tidak perlu terjadi jika semua pihak bisa mengambil sikap dan hati yang besar, serta saling menghormati.

“Sebenarnya itu adalah merupakan suatu gesekan-gesekan yang tak perlu terjadi kalau kita kembali ke kepala yang dingin. Mengambil sikap dengan kepala yang dingin, hati yang besar, toleran, saling menghormati dan menghargai. Karena itu merupakan ujian yang harus kira hadapi dengan tenang dan dewasa,” katanya.

Kiai Said mengatakan, Nahdlatul Ulama (NU) sangat menyayangi masyarakat yang ada di Papua dan menganggap mereka semua adalah saudara-saudara NU. “NU menyayangi, mengasihi dan menganggap itu mereka semua saudara-saudara NU,” ucapnya.

Sementara itu, KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) mengajak semua pihak untuk tetap menjaga kerukunan sesama anak bangsa. “Kita semua diwariskan bangsa ini dengan aman karena sudah menjadi pilihan mutlak para pendiri bangsa. Menyatukan puluhan bangsa, puluhan suku menjadi satu bangsa bernama Indoneisa. Mari kita jaga kerukunan sesama anak bangsa, kita wriskan kepada anak cucu kita,” katanya.

Kerusuhan di beberapa kota di Papua pecah pada Senin (19/8/2019) sebagai bentuk protes atas dugaan persekusi terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang, dan Semarang. Saat ini, suasana di Papua sudah berangsur kondusif.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal