Siswi SMK Jembrana Karang Cerita Penculikan, Ternyata Takut Ketahuan Pacar dan Orang Tua

Reza Yunanto
Kapolres Jembrana AKBP I Gede Dewa Juliana. (Foto: Polres Jembrana)

Setelah dimintai keterangan, PSP mengaku tidak diculik. Bahkan dia mengenal pengendara mobil yang menjemputnya di dekat kantor Camat Mendoyo.

"Penculikan itu alibi agar orang tua dan pacarnya tidak marah," kata Juliana.

Tak ada sanksi hukum bagi PSP karena masih di bawah umur. Dia hanya diberikan pembinaan agar tak mengulangi perbuatan yang sama.

Juliana berpesan kepada masyarakat agar tidak menggunakan isu penculikan karena saat ini isu tersebut sedang sensitif.

"Orang tua juga memberikan pemahaman dan tetap memantau anak-anaknya," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

Geger Siswi SMK di Makassar Dicoret dari Paskibraka gegara Bahasa Daerah, Ini Respons Kesbangpol 

57 tahun lalu

Keji! Siswi SMK di Cianjur Tewas Dibunuh Ayah Tiri, Dijerat Kabel lalu Diperkosa

57 tahun lalu

Siswi SMK di Cianjur Tewas dalam Rumah, Mulut Berbusa hingga Keluar Darah dari Kemaluan

57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal