Siap Panen, Belasan Ribu Ikan di Danau Batur Mati karena Keracunan Belerang

Antara
Belasan ribu ikan di Danau Batur, Bangli mati mendadak akibat keracunan belerang. (Foto: Antara)

Pemkab Bangli biasanya juga tidak membantu permodalan pembudidaya ikan. Namun kali ini Jero Agus Jambe berharap ada bantuan dari Pemkab Bangli karena kondisi saat ini serba sulit terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat yang menyebabkan daya beli masyarakat turun.

Jero mengaku semua ikan nila yang dibudidaya mati totalnya sekitar 3 ton. "Kalau satu kg ikan nila di pasar harganya Rp28.000 kali 3.000 kg, berarti sekitar Rp84 juta kerugian kami. Belum petani lainnya," ujarnya.

Menurut dia, Pemkab Bangli sudah membantu pengangkutan ribuan bangkai ikan agar tidak menimbulkan bau busuk dan merusak destinasi wisata Danau Batur yang menjadi salah satu favorit destinasi wisata di Bali.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (D-PKP) Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma membenarkan kematian ribuan ikan di Danau Batur akibat keracunan belerang. Namun kali ini yang paling parah.

“Semburan belerang dari dasar danau itu naik ke permukaan dan mematikan ribuan ikan milik petani di wilayah Desa Kedisan ke timur hingga ke Desa Abang Batu Dinding,” ucapnya.

Dia menambahkan untuk fenomena semburan belerang di Danau Batur merupakan siklus tahunan yang biasa terjadi sekitar bulan Juli sampai September.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bangunan Suci di Bali Porak-poranda Tertimpa Pohon Tumbang Berusia Ratusan Tahun

57 tahun lalu

Wisata Seru di Pegunungan Kintamani Bali, Petik Stroberi Jepang Ukuran Jumbo

57 tahun lalu

Identitas 6 Korban Tewas dan 9 Luka Kecelakaan di Jalan Raya Karangasem-Bangli

57 tahun lalu

Tenggelam di Danau Batur, Warga Kintamani Ditemukan Tewas di Kedalaman 12 Meter

57 tahun lalu

Pria Diduga Tenggelam di Danau Batur, Motor dan Pakaian Ditemukan di Tepian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal