"Kita ambil sampel otaknya kemudian dikirim lab di Denpasar. Dari hasil lab bahwa anjing itu positif rabies," tutur Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida.
Selanjutnya petugas melakukan eliminasi anjing-anjing lain yang kontak erat dengan anjing rabies tersebut yang berada di pasar desa.
Dari data Dinas Pertanian Klungkung, sedikitnya ada 93 kasus sejak mencuatnya kasus anjing rabies pada 2010-2019. Kasus anjing rabies menyebar di empat kecamatan yakni Dawan, Nusa Penida, Banjarangkan, dan Klungkung.