Dia mengatakan, bagi anggota Kodam IX/Udayana yang telah mendonorkan plasma ini juga akan diberikan penghargaan setinggi-tingginya sebagai pahlawan dalam perang melawan Covid-19.
"Kami menghargai kepada personil Kodam yang telah sukarela mendonorkan darahnya untuk diproses jadi plasma. Kami akan beri penghargaan karena mereka pahlawan," tuturnya.
Menurutnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) juga fokus dalam upaya penanganan Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan memberikan plasma darah kepada orang yang terpapar Covid-19.
"Seperti contoh di Secapa AD, sekitar 2.400 siswa yang terpapar dan telah dicoba terapi plasma konvalesen dan perkembangan kesembuhannya sangat pesat, termasuk di Kodam IX/Udayana telah dicoba transfusi plasma dan ternyata pasien yang dicoba semakin membaik," ujarnya.
Sementara itu, salah satu anggota TNI yang mendonorkan darahnya, yaitu Ngakan Gede Yogi mengatakan, dirinya bersedia menjadi pendonor karena pernah merasakan terpapar virus corona. Dengan berdonor, dia berharap bisa turut membantu penyembuhan pasien Covid-19 di Bali.
"Semoga bisa membantu mereka yang masih terpapar Covid-19," tuturnya.