Salah satu pedagang di Pantai Kuta, Muhammad Taufik mengatakan, pendatang kini semakin berkurang karena melihat tumpukan sampah dan abrasi di pantai.
"Baru kali ini yang terparah. Tamunya jadi malas datang," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Badung telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Nusa Penida untuk menangani abrasi di Pantai Kuta.