Mereka tak ingin mengikuti kerajaan pecahan Majapahit yang menganut Islam seperti Kerajaan Pajang, Demak dan Mataram.
Dalam gelombang kepindahan penduduk Majapahit ke Bali itu terdapat dua Brahmana (pendeta) yang ikut serta, yakni Danghyang Niratha dari Daha, Kediri, dan Danghyang Astapaka.
Sejarah juga mencatat Mahapatih Gajah Mada yang termasyhur dari Kerajaan Majapahit pernah menaklukkan Pulau Bali untuk meluaskan wilayah kerajaan.
Sebuah topeng yang diyakini peninggalan Gajah Mada ada di Puri Ageng Blahbatuh di Gianyar.
Kisah lain mengatakan, penyebaran Islam juga pernah terjadi di Pulau Bali, namun tak pernah berhasil dengan massif karena beberapa alasan.