Rokani diketahui merantau ke Bali untuk bekerja di proyek pembangunan yang berada di kawasan Ubud. Dia dilaporkan hilang oleh kerabatnya ke Polsek Ubud pada 9 Juni 2020 lalu, setelah beberapa kali tidak bisa dihubungi.
Rokani meninggalkan rumah pada 27 April 2020, setelah sebelumnya mengabarkan akan pulang kampung ke Tulungagung. Namun rencana pulang kampung batal meski sudah dibelikan tiket oleh bosnya.
"Korban meninggalkan rumah pada tanggal 27 April 2020 sekitar pukul 12.00 WITA, berencana pulang kampung dan bosnya yang akan membelikan tiket," ujar kerabat korban, Dyan Eko Saputra dikutip dari laman Polres Badung, Senin (20/7/2020).