"Sebenarnya teman-teman RSK datang karena menyampaikan aspirasi, bukan demo, karena tahunya kantor Grab di sini, dan melakukan mediasi dengan baik," kata Branch Head Grab Bali, Kresno Wibowo.
Ia mengatakan, Grab Bali tidak mengetahui soal pemutusan tersebut. Menurutnya, pemutusan tersebut bukan berasal dari Kantor Grab Bali.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa tim yang berbeda secara operasional, baik tim operasional yang menangani di bandara seluruh Indonesia maupun tim operasional reguler di Bali.
Namun demikian, ia memastikan persoalan tersebut saat ini telah usai. Selanjutnya, akan dilakukan pertemuan dengan pihak yang bisa mengambil keputusan soal hal ini.
"Yang pasti Grab yang mematikan, tapi kan siapa pihaknya dan karena apa, ya saya belum tahu, makanya harus cek dulu. Karena bisa saja bukan dari pusat tapi dari tim lain. Yang penting hari ini sudah clear," ujarnya.