JEMBRANA, iNews.id - Sebanyak 240 anggota Satpol PP Kabupaten Jembrana, Bali menjalani rapid test. Ada 12 orang yang dinyatakan reaktif dan langsung menjalani isolasi.
"Kami Satpol PP melakukan rapid test sebagai antisipasi karena petugas Pol PP ini berhadapan langsung dengan masyarakat," kata Kepala Satpol PP Jembrana, I Made Leo Agus Jaya, Kamis (10/9/2020).
Dia mengatakan, pekerjaan petugas Satpol PP memang beresiko tinggi terpapar virus corona. Pelaksanaan tes dilakukan untuk mendeteksi secara dini jika ada petugas yang terpapar virus tersebut.
"Karena kami berhadapan langsung dengan masyarakat, kami mengantisipasi dengan pelaksanaan rapid test keseluruhan untuk mendeteksi penularan secara dini," ujarnya.
Menurutnya, petugas Satpol PP yang mengikuti rapid test tersebut berasal dari pegawai Satpol PP yang bertugas di seluruh kecamatan termasuk di Pos KTP Gilimanuk.