"Tentu hasil akhir yang kita pakai adalah hasil uji swabnya," ucap pria yang juga Sekda Provinsi Bali itu.
Dia menambahkan, pelaksanaan rapid test di Banjar Serokadan dan dua banjar lainnya yang berdekatan masih akan berlanjut. Menurut data, ada sekitar 1.000-an warga yang belum menjalani rapid test.
"Sesuai dengan komitmen, nanti yang hasilnya positif Covid-19 melalui uji swab akan ditangani Gugus Tugas Provinsi. Sedangkan yang negatif akan dilanjutkan pemerintah kabupaten/kota," ujarnya.