Polisi Ungkap Detik-Detik Mahasiswa Unud Lompat dari Lantai 4 Gedung FISIP

Donald Karouw
Polisi masih menyelidiki penyebab kematian mahasiswa FISIP Unud yang diduga jadi korban bullying. (Foto: ist)

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit RSUP Prof IGNG Ngoerah (Sanglah) namun dinyatakan meninggal. Setelah kematian korban, beredar bukti perundungan (bullying) melalui tangkapan layar grup chat dan unggahan yang viral di media sosial.

Hal ini pun mengundang reaksi publik yang menyorot kuat dugaan tekanan psikologis akibat perundungan terhadap korban. Bahkan, pihak Rektorat dan organisasi kemahasiswaan di kampus telah memberi sanksi administratif kepada terduga pelaku.

Selain itu, Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) FISIP Unud mengumumkan pemberhentian tidak dengan hormat terhadap beberapa pengurus yang tertaut dalam percakapan perundungan. Surat pemberhentian ditandatangani 16 Oktober 2025. Selain itu, enam mahasiswa dilaporkan mendapat sanksi akademik dari kampus (rekomendasi tidak diluluskan pada semester berjalan). 

"Pemberhentian tidak dengan hormat fungsionari Himapol 2025," tulis akun IG @himapolunud dikutip Sabtu (18/10/2025). 

Universitas Udayana berdasarkan pemeriksaan awal dan acuan Permendikbudristek Nomor 55/2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi, merekomendasikan sanksi akademik terhadap enam mahasiswa yang terindikasi melakukan perundungan. Kampus menyatakan proses pendalaman kasus akan dijalankan secara transparent sesuai aturan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rektor Unud Ungkap Sosok Timothy Anugerah yang Tewas Diduga Korban Bullying

57 tahun lalu

Kronologi Timothy Mahasiswa Unud Diduga Bunuh Diri akibat Bullying, Lompat dari Lantai 4 Kampus

57 tahun lalu

Viral Pelajar SMP di Blora jadi Korban Bullying, Polisi Amankan Belasan Siswa

57 tahun lalu

Sakit Hati Sering Di-bully, Santri di Aceh Besar Nekat Bakar Pesantren

57 tahun lalu

Polda Bali Periksa Ponsel dan Laptop Timothy, Cari Petunjuk Penyebab Kematian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal