"Kami mengerahkan 1.000 personel untuk mengatasi sampah perayaan dan kiriman, tapi tetap saja kewalahan meski sudah dibantu alat berat. Padahal tim kami sudah sejak pagi bekerja membersihkan sampah," ujar mantan Humas Kabupaten Badung ini.
Melihat tingginya volume sampah, Eka mengimbau masyarakat untuk sadar akan kebersihan lingkungan dengan tidak membuat sampah sembarangan. Seperti kulit kembang api dan bungkus makanan ringan.
"Kalau masyarakat sadar tentunya beban kami berkurang, karena bisa fokus menangani sampah kiriman yang setiap penghujung tahun pasti terjadi lonjakan, karena curah hujan dan angin kencang,” pungkasnya.