Perguruan Tinggi di Bali Kembangkan Aplikasi Lacak Warga Covid via QR Code

Antara
Dosen ITB STIKOM bersama Rektor Dr Dadang Hermawan dan para narasumber lainnya dalam kegiatan webinar membahas riset pelacakan berbasis QR Code itu. (Foto: Antara).

DENPASAR, iNews.id - Perguruan tinggi Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali mengembangkan aplikasi berbasis QR Code untuk melacak mobilitas warga Kota Denpasar yang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini untuk mengantisipasi adanya pasien nakal di daerah tersebut.

"Dengan aplikasi ini, jika ada orang positif COVID-19 mendatangi suatu pusat keramaian dan melakukan kontak erat dengan orang di sekelilingnya, otomatis datanya akan tercatat dalam Big Data," kata dosen ITB STIKOM Bali, Dr Evi Triandini, di Kota Denpasar, Bali, Sabtu (1/8/2021).

Selanjutnya Big Data ini segera mengeluarkan informasi akurat tentang berapa orang yang terpapar dari satu kerumunan tadi kepada Satgas Covid-19.

"Mekanismenya, setiap lokasi yang banyak dikunjungi oleh masyarakat akan dipasang QR Code. Setiap orang mendatangi suatu lokasi pusat keramaian diminta untuk download aplikasi SpeedID yang telah dikembangkan oleh Tim Riset Bamboomedia," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Wanita Babak Belur Mengadu ke Wawali Armuji, Sang Kekasih Langsung Ditangkap

57 tahun lalu

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Kelab Malam Denpasar Bali, 7 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Denpasar Hari Ini 19 Maret 2026, Cek Waktu Magrib dan Doanya

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Hari Ini Denpasar 15 Maret 2026, Adzan Magrib Jam Berapa?

57 tahun lalu

Jadwal Imsak Denpasar Bali Hari Ini 10 Maret 2026, Lengkap Bacaan Niat Puasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal