Penyakit Babi Masih Merebak, Pemkab Badung Bali Bentuk Tim Penanganan

Antara
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa (tengah) saat rapat membahas langkah-langkah penanggulangan penanganan penyakit babi di Kabupaten Badung, Bali. (Foto: Antara)

“Dari awal kami juga sudah menyampaikan kepada masyarakat, khususnya peternak, agar tidak membuang bangkai babi sembarangan. Lebih baik mengubur atau membakarnya. Kalau dibuang akan sangat berdampak pada percepatan proses penyebaran virus itu,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa mengatakan, kasus kematian babi ini harus disikapi dengan langkah-langkah dengan cepat dan aksi nyata di lapangan. Wabah tersebut sudah merambah ke seluruh wilayah dengan kematian yang cukup tinggi. Apalagi dengan banyaknya bangkai babi yang dibuang sembarangan.

Kondisi ini harus disikapi dengan bijak dan tidak perlu saling menyalahkan. Untuk penanganan kasus kematian babi, dia menekankan pentingnya koordinasi dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Badung. “Salah satunya dengan pembentukan Tim Penanganan Penyakit Babi ini,” katanya.

Dia berharap, dengan adanya tim penanganan tersebut, penanganan khusus kematian babi di Badung dapat dilakukan dengan cepat dan aman. Pemkab Badung juga selanjutnya perlu memikirkan program pemulihan kepada peternak babi.

“Misalnya nanti ada bantuan bibit babi kepada masyarakat yang kena musibah kematian babi,” ujar Suiasa.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal