Penutupan Usaha Non-Esensial Dikeluhkan, Pemilik Toko: Karyawan Kami Butuh Makan

Indira Arri
Sejumlah pemilik toko di Denpasar menutup usahanya selama PPKM darurat. (Foto: iNews/Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id - Sejumlah pemilik toko di Denpasar, Bali mengeluhkan penutupan usaha non-esensial selama PPKM darurat. Apalagi kebijakan tersebut dilakukan tanpa sosialisasi.

"Kita tidak pernah dikabari tahu-tahu diminta tutup," kata seorang perempuan pemilik toko kain di Jalan Gajah Mada, Denpasar, Selasa (13/7/2021).

Hal yang sama juga dirasakan Yusuf, pemilik toko kain di kawasan yang sama. Menurutnya para pemilik toko tak keberatan menutup usahanya selama PPKM darurat. Namun pemerintah harus memikirkan nasib para karyawan mereka yang terpaksa diliburkan.

"Kita tidak keberatan menutup toko. Tapi kalau karyawan diliburkan, mereka butuh uang makan dan biaya hidup. Itu siapa yang tanggung?," ujar Yusuf yang memiliki empat karyawan di tokonya.

Keluhan ini telah didengar Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Saat ini Pemkot Denpasar tengah menyiapkan skema bantuan langsung tunai (BLT) dan sembako untuk masyarakat yang terdampak PPKM darurat.

"Kita sudah rancang BLT dan sembako bagi masyarakat yang terdampak," kata Juru Bicara Satgas Covvid-19 Dewa Gede Rai.

PPKM darurat di Bali berlaku mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021. Berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 10 Tahun 2021, semua sektor non-esensial di Bali wajib tutup dan menerapkan work from home 100 persen.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M5,1 Guncang Jember, Getaran Terasa di Malang hingga Denpasar

57 tahun lalu

Jadwal Imsak Denpasar Bali Hari Ini 19 Maret 2026, Lengkap Bacaan Niat Puasa

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Denpasar Bali Hari Ini 18 Maret 2026, Azan Magrib Jam Berapa?

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Denpasar Bali Hari Ini 17 Maret 2026, Azan Magrib Jam Berapa?

57 tahun lalu

Jadwal Imsak Denpasar Bali Hari Ini 17 Maret 2026, Lengkap Bacaan Niat Puasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal