Pengusaha Bus, Sopir dan Kernet di Bali Suarakan Tuntutan dengan Cara Tak Biasa

I Gusti Bagus Alit Sidi W
Puluhan bus pariwisata di Bali berkumpul sebelum konvoi di Kuta dan Denpasar. (Foto: iNews/Alit Sidi Wacana)

“Selama tiga bulan tidak beroperasi, kami masih tetap ditagih oleh lembaga pembiayaan,” katanya.

Wabah pandemi Covid-19 menyebabkan tak ada lagi kunjungan wisatawan. Akibatnya, ribuan sopir-sopir bus termasuk kernet dan staf administrasi terpaksa dirumahkan.

Salah satu sopir bus pariwisata,Made Eriawan mengatakan, sejak ada wabah corona yang mengakibatkan tidak ada wisatawan, maka para sopir berhenti total. Dia mengaku sejak akhir Februari sudah tidak mengantarkan para wisatawan.

“Selama dirumahkan, kami cari kerjaan sambilan misal berjualan atau ngojek,” katanya.

Melalui aksi panaskan mesin bus bersama-sama, para pengusaha maupun sopir bus dan kernet juga menyuarakan optimisme untuk terus produktif. Mereka yakin industri pariwisata di Bali akan segera bangkit.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
12 jam lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Angelica Warga Tegal Tewas Dibunuh WN Singapura di Bali

13 jam lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

2 hari lalu

Miris! SD di Gianyar Bali Ini Tak Dapat Satu Pun Murid Baru

3 hari lalu

Kabur ke Perbukitan, WNA Inggris Curi Tas Turis Prancis Ditangkap di Nusa Penida

4 hari lalu

Paus Terdampar di Pantai Perancak Jembrana, Warga Berjibaku Evakuasi Dorong ke Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal