Menurut Sidakarya, pencarian juga dilakukan melalui pemantauan udara dengan mengerahkan helikopter. Namun keberadaan kapal tidak terdeteksi.
"Tidak terlihat ada puing-puing kapal, barang-barang yang mudah mengapung ataupun ceceran bahan bakar," ujarnya.
KM Sanjaya 86 membawa 16 anak buah kapal (ABK). Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Benoa pada 20 Juli 2023 pukul 16.30.