Warga kemudian menanyakan kepada orang yang turun itu tentang maksud kedatangannya, dan mengapa semua kru kapal menggunakan APD lengkap seperti sedang menangani pasien Covid-19.
Lalu beberapa menit kemudian datang ambulans dan paramedis yang juga menggunakan APD lengkap di dekat dermaga yang menurut keterangan hendak menjemput pasien di dalam kapal.
"Karena itu, warga Padangbai menanyakan kepada sopir ambulans. Pak, kenapa pasien tidak diturunkan di Kusamba, kan lebih dekat dengan RS Klungkung? Sopir itu menjawab, Kemungkinan di Kusamba ditolak. Maka, warga itu pun jadi khawatir dan meminta agar pasien jangan dulu diturunkan karena perlu standar prosedur kesehatan," katanya.
Akhirnya, warga Padangbai menghubungi Ketua Satgas Gotong Royong Covid-19 Padangbai. Setelah ketua Satgas datang dan berkomunikasi, maka perahu diminta agar mengapung dulu sementara karena kondisi saat itu warga merasa resah.
Kemudian Ketua satgas berkoordinasi dengan pihak KSOP dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Pdangbai agar dibantu untuk penanganan pasien sesuai protokol.