Terkait bantuan itu, dia menjamin tidak akan ada potongan dari Bank. Tiap keluarga akan mendapat bantuan sebanyak Rp600.000 setiap bulan selama tiga bulan terhitung dari bulan April hingga Juni 2020.
"Bantuan BLT-DD merupakan dana yang disalurkan ke masyarakat melalui rekening buku tabungan sehingga tidak ada pemotongan," katanya.
Dia menambahkan, penyerahan bantuan disaksikan aparat desa dan relawan secara langsung. Hal itu dilakukan untuk memperoleh data yang akurat dan tidak terjadinya tumpang tindih pemberian bantuan.
Kemudian, kepala desa di masing-masing wilayah juga diminta menempelkan daftar penerima atau mengumumkan warganya yang mendapatkan bantuan.
"Dengan cara itu akan tercipta transparan bantuan yang diberikan, sehingga masyarakat lainnya benar-benar mengatahui bantuan tersalur kepada siapa saja," ujarnya.
Seorang warga penerima BLT, yakni Ni Ketut Rengkug mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar. Menurutnya, bantuan yang dia peroleh sangat membantu, mengingat dirinya tidak memiliki pemasukan karena sejak lama mengalami sakit kronis.
"Bantuan ini sangat membantu saya untuk bertahan hidup maupun untuk berobat," ucapnya.