Pelaksanaan GPDRR di Bali Tanpa Travel Bubble, Kepala BNPB: Prokes Tetap Berlaku Ketat

Antara
Kepala BNPB Letjen Suharyanto. (Foto dok BNPB).

BADUNG, iNews.id - Penyelenggaraan kegiatan Platform Global untuk Pengurangan Risiko Bencana (GPDRR) di Bali tanpa penerapan travel bubble. Namun protokol kesehatan (prokes) tetap berlaku di lokasi acara.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan, BNPB sebagai penyelenggara GPDRR telah mengajukan saran kepada Presiden Joko Widodo untuk tidak menggunakan sistem travel bubble. Saran itu diterima oleh presiden.

"Beliau menyetujui sehingga pelaksanaan kali ini tidak pakai sistem bubble, tetapi tetap menegakkan prokes secara ketat," kata Suharyanto di Badung, Selasa (24/5/2022).

Suharyanto mengatakan, BNPB awalnya hendak menerapkan travel bubble untuk membatasi pergerakan peserta acara GDPRR. Namun karena situasi Covid-19 di Bali melandai, BNPB berubah pikiran dan mengajukan saran untuk meniadakan travel bubble.

"Untuk hari ini kasus hariannya antara 10-15 kasus per hari," katanya.

Pertimbangan lain adalah capaian vaksinasi Covid-19 di Bali yang tinggi. "Vaksinasi pertama sudah di atas 100 persen, yang kedua 96,7 persen, dan yang booster di atas 60 persen," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kepala BNPB Minta Maaf soal Bencana Tapsel: Saya Tidak Mengira Sebesar Ini

57 tahun lalu

Pencarian 26 Korban Longsor Banjarnegara, BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca 

57 tahun lalu

Kepala BNPB Datangi Ponpes Al Khoziny, Pantau Langsung Evakuasi Korban Musala Ambruk

57 tahun lalu

BNPB Ingatkan Megathrust di Sumbar, Tsunami Hanya Butuh Waktu 20 Menit Capai Padang

57 tahun lalu

Update Korban Banjir-Longsor Sukabumi, BNPB: 10 Orang Tewas, 2 Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal