"Pertama kendala cuaca. Kedua karena memang arus kendaraan ramai pas hari libur baik dari Ketapang maupun Gilimanuk," kata Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Satuan Pelayanan Gilimanuk, I Nyoman Agus Sugiarta.
Untuk mengurai kemacetan, pengelola penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk berupaya mempersingkat waktu bongkar muat kapal feri.
Sementara itu Polsek Kawaasan Laut Gilimanuk juga turun tangan untuk mengurai kemacetan dengan memecah jalur kendaraan.
Kendaraan berukuran kecil seperti mobil pribadi diarahkan melalui gang-gang, sedangkan kendaraan berukuran besar seperti truk dan bus tetap berada di jalur utama menuju pelabuhan.