Penyelenggaraan Festival/Parade Ogoh-Ogoh se-Bali itu, kata dia, adalah hasil dari diskusi yang dilakukan Gubernur bersama para bupati dan wali kota se-Bali. Juga mendengar masukan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Majelis Desa Adat di Bali.
Dia mengatakan, pengarakan ogoh-ogoh dilaksanakan secara serentak di semua desa adat se-Bali pada Sabtu (8/8/2020) pukul 16.00 Wita hingga selesai.
"Pengarak ogoh-ogoh wajib menggunakan busana adat Bali dan pengarakan ogoh-ogoh dilaksanakan dengan tertib dan penuh tanggung jawab," ujarnya.