Dia menuturkan, sejak dikeluarkannya surat edaran tentang pengendalian perjalanan orang, banyak warga yang antre untuk tes.
Dalam satu hari, warga yang ingin mengurus surat bebas Covid-19 lebih dari 80 orang.
Membeludaknya jumlah permintaan tersebut, membuat RS Unud kewalahan. Rumah sakit pun harus membatasi jumlah antrean.
Dari pantauan iNews, antrean ramai di lobby depan RS Unud sejak Minggu (31/5/2020) pagi. Ratusan warga antre bahkan turis asing pun ikut mendaftar rapid test maupun tes swab.
Agar pengunjung yang antre tak kepanasan atau kehujanan, manajemen rumah sakit mendirikan satu tenda berukuran besar dilengkapi kursi. Untuk mengurangi kerumunan, pasien bisa mendaftar lewat WhatsApp agar mendapat nomor antrean.
Salah satu warga pencari surat bebas Covid-19 Dian meminta pihak rumah sakit memperbaiki alur tes. Dia masih melihat banyak warga yang ingin tes tetapi berkerumun.