Dia menjelaskan, walaupun saat ini sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih menunjukan peningkatan.
Kedua klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Denpasar.
"Gugus tugas akan tetap fokus melakukan 3T yakni tracing (penelusuran), testing (pemeriksaan) dan treatmen (perawatan) untuk menemukan kasus baru agar bisa memutus penyebaran," tuturnya.