"Yang pasti setiap penumpang, atau calon penumpang maupun personil penerbangan menjaga physical distancing," ujarnya.
Dia menambahkan, untuk melengkapi upaya pencegahan Covid-19, jumlah hand sanitizer dan tempat cuci tangan di bandara juga diperbanyak. Total ada 52 titik yang bisa digunakan oleh penumpang dan siapa saja pengguna bandara.
Selain itu, pengelola bandara juga menambah penyediaan alat pelindung diri (APD) dan penempatan thermo scanner di pintu-pintu masuk bandara.
"Jadi bukan hanya penumpang tapi juga petugas yang berada di bandara akan diperiksa," tuturnya.
Dia menambahkan, untuk jadwal penerbangan, Bandara Ngurah Rai sudah mulai mengoperasikan rute domestik. Sedangkan rute internasional hanya untuk kepentingan kargo dan repatriasi (pemulangan) warga negara asing atau Indonesia.
Dalam sepekan terakhir sejak 22-29 Juni total ada 4.943 penumpang dan 106 pergerakan pesawat yang telah dilayani Bandara Ngurah Rai.