Omicron Terdeteksi di Indonesia, Moeldoko Minta Karantina Diperketat

Chusna Mohammad
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta karantina diperketat. (Foto: Antara)

DENPASAR.iNews.id - Pemerintah telah mengonfirmasi temuan varian baru Omicron di Indonesia. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko meminta karantina diperketat. 

"Presiden Jokowi meminta karantina dilakukan dengan ketat. Kemudian protokol kesehatan dijalankan dengan disiplin," kata Moeldoko di Denpasar, Bali, Kamis (16/12/2021). 

Menurut Moeldoko, langkah itu diperlukan agar kasus yang telah terdeteksi bisa betul-betul ditangani dengan baik. Dengan demikian varian Omicron bisa diantisipasi dan diisolasi.

Mantan Panglima TNI ini mengatakan, Wisma Atlet yang jadi tempat ditemukan varian Omicron merupakan lokasi untuk menyaring, dan tempat karantina WNI dan WNA yang masuk ke Indonesia. 

Pemerintah, kata dia, sejak dini sudah melakukan pengetatan. Karantina yang tadinya 3 hari ditambah menjadi 7 hari dan sekarang menjadi 10 hari. 

Moeldoko juga meminta tracing dan testing ditingkatkan untuk memitigasi penyebaran Omicron. 

"Yang dari awal sudah diantisipasi dan mitigasi ini betul-betul nantinya bisa diisolasi dengan baik," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

KSP Minta SDM di IKN Terus Diberdayakan, Soroti Petani hingga Isu Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal