Mengenal Tradisi Makepung, Balapan Kerbau Petani Jembrana Rayakan Hasil Panen

Reza Yunanto
Tradisi Makepung di Jembrana, Bali adalah balapan kerbau yang biasanya dilakukan para petani usai panen. (Foto: Instagram @gathoe18)

JAKARTA, iNews.id - Tradisi Makepung adalah balapan kerbau yang dilakukan masyarakat Bali khususnya petani. Tradisi ini telah berlangsung turun-temurun di Kabupaten Jembrana.

Sepintas Makepung ini mirip dengan Karapan Sapi di Madura. Namun perbedaan keduanya terdapat pada hewan yang digunakan balapan. 

Karapan di Madura menggunakan hewan sapi, sementara Makepung menggunakan kerbau. Hewan kerbau dipilih untuk menghormati ajaran agama Hindu yang meyakini sapi sebagai kendaraan Dewa Batara Guru sehingga harus dihormati dan dianggap suci.

Sejarah Makepung

Makepung berasal dari bahasa Bali yang artinya balapan, pacuan, atau cepat-cepatan mengejar sampai penaripan.

Makepung muncul pertama kali pada 1930 di Kabupaten Jembrana. Pada awalnya Makepung dimainkan oleh para petani di Jembrana sebagai sarana hiburan dan mengisi waktu senggang saat membajak sawah atau memanen padi. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,3 Guncang Kuta Selatan Bali

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Penampakan Paus 15 Meter Terdampar di Pantai Jembrana Hebohkan Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal