Mengenal Mepamit, Tradisi Bali Pamitan Sebelum ke Jenjang Pernikahan

Komaruddin Bagja
Mengenal Mepamit (Foto:Instagram @mahaliniraharja)

Makna di Balik Mepamit Mepamit bukan sekadar prosesi formal, tetapi memiliki makna mendalam. Ini adalah simbol dari permohonan restu dan doa untuk kehidupan baru yang akan dijalani oleh calon pengantin.

Dalam konteks pernikahan, mepamit juga dikenal sebagai upacara mejauman atau metipat bantal, yang melambangkan permohonan maaf dari calon pengantin wanita kepada leluhurnya.

Prosesi Adat Mepamit Prosesi mepamit biasanya dilakukan di rumah calon pengantin wanita dan dipandu oleh prajuru adat. Upacara ini diawali dengan serangkaian doa dan pemberian simbol-simbol adat. 

Keluarga, kerabat, dan tokoh masyarakat setempat biasanya turut serta dalam prosesi ini untuk memberikan dukungan dan doa.

Meskipun banyak pasangan muda yang memilih untuk menikah dengan cara yang lebih modern, Mepamit tetap menjadi bagian penting dari tradisi pernikahan di Bali.

Mengenal Mepamit membuka wawasan kita tentang kekayaan budaya Indonesia. Tradisi ini tidak hanya mengajarkan tentang pentingnya menghormati leluhur dan tradisi, tetapi juga tentang bagaimana kita harus menghargai dan menjaga warisan budaya yang kita miliki.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ketua DPRD Badung: Festival Seni Budaya Jadi Ajang Pelestarian Adat Bali

57 tahun lalu

Ketua TP-PKK Badung Buka Parade Ogoh-Ogoh Anak Usia Dini

57 tahun lalu

Badung Bangga, Sekaha Gong Legendaris Kerthi Budaya Sukses Guncang PKB ke-46

57 tahun lalu

Duta Kabupaten Badung Tampil Memesona di Parade Busana Adat Khas Daerah se-Bali

57 tahun lalu

5 Fakta Unik Tari Pendet, Tarian Bali yang Sambut Ganjar Pranowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal