DENPASAR, iNews.id – Sebanyak 60 warga negara Maroko menjalankan salat Idul Fitri di sebuah hotel di kawasan Kuta, Badung, Bali, Minggu (24/5/2020). Mereka tak bisa pulang ke negaranya yang masih memberlakukan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).
Puluhan warga Maroko itu telah berada di hotel tersebut sejak awal April 2020. Perwakilan negara Maroko menyewa hotel tersebut untuk lokasi karantina terpusat warga Maroko yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Informasi yang diperoleh iNews.id, salat Id digelar di salah satu ruangan di hotel tersebut. Namun tak semua warga Maroko yang menjalani karantina ikut melaksanakan salat Id. Hanya 15 orang saja yang mengikuti ibadah berjemaah itu.Selebihnya, melaksanakan salat di kamarnya masing-masing.
Salat Id berjemaah berlangsung singkat dilanjutkan bermaaf-maafan. Usai salat Id, puluhan warga Maroko kembali berkumpul untuk makan pagi bersama di salah satu restoran. Menu khusus kambing guling disiapkan pihak hotel untuk hari spesial ini.
Salah seorang warga Maroko yang mengikuti salat Id, Abdel Haliq mengaku Ramadan yang dilaluinya tahun ini terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selain jauh dari keluarga, juga harus menjalani karantina di hotel yang sudah berlangsung hampir dua buan.