Krisis Air Bersih di Karangasem Bali, Warga Sampai Tak Mandi Berhari-hari

Yunda Ariesta
Krisis air bersih di Desa Seraya Timur, Kabupaten Karangasem, Bali. Warga mengandalkan pasokan air dari pemerintah. (Foto: Yunda Ariesta)

KARANGASEM, iNews.id - Ratusan warga Desa Seraya Timur, Kabupaten Karangasem, Bali, mengalami krisis air bersih. Sumber mata air di desa itu mengering akibat musim kemarau.

Warga Desa Seraya Timur selama ini mengandalkan air hujan dan sungai sebagai sumber mata air. Sejak terjadi kekeringan, warga bergantung pada pasokan air bersih dari pemerintah atau membeli dengan harga yang tak murah.

Bahkan di Banjar Tijalas sebanyak 170 kepala keluarga (KK) sudah tiga bulan terakhir kesulitan mendapat air bersih. Akibatnya sebagian warga menghemat penggunaan air bersih hingga tak mandi berhari-hari hingga menahan haus.

Jika tak ada pasokan air bersih dari pemerintah, warga membeli air seharga Rp20.000 per galon untuk minum.

PMI Bali dan PMI Karangasem langsung bergerak mendistribusikan 20.000 liter air bersih ke Desa Seraya Timur dengan mengoperasikan empat mobil tangki.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Dampak Darurat Kekeringan, Emak-Emak di Klabang Bondowoso Serbu Droping Air Bersih

57 tahun lalu

Aceh hingga Papua Selatan Masuki Kemarau, BMKG Peringatkan Lebih Kering dan Panjang!

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal