Sementara itu Direktur RSUD Klungkung, dr I Nyoman Kesuma mengatakan, pelayanan lab PCR di rumah sakit pemerintah itu sudah berjalan sejak Sabtu (14/11/2020) kemarin. Kemampuan pengujian sebanyak 94 sampel per hari.
" Bisa 500 sampel jika dilakukan secara maksimal," tutunya.
Dia menambahkan, rencananya selain menguji sampel swab dari tes masyarakat di Klungkung, alat ini juga untuk tes swab warga Bali, utamanya dari rumah sakit yang ada di wilayah Bali timur seperti Gianyar, Bangli dan Karangasem.
"Untuk pasien-pasien susface yang harus di-swab maupun pasien di RS Swasta bisa pakai laboratorium di RSUD Klungkung dengan kapasitas normal 90 sampel, tapi jika kebutuhan mendesak ada kasus meningkat bisa optimalisasi bisa 500 sampel," katanya.