"Sisa dua orang usia 14 tahun dirawat dokter anak," kata Arya Nugraha, Minggu (5/6/2022).
Dia mengatakan, untuk penyebab keracunan perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap makanan yang disantap para siswa di laboratorium.
"Agent-nya apakah itu toksin, kontaminasi kuman atau zat kimia itu belum diketahui," ujarnya.
Polres Buleleng masih menyelidiki kasus keracunan massal ini.