Kementan: Kematian Babi di Bali Belum Tentu karena Flu Afrika

Antara
Peternakan babi. (dok iNews.id)

JAKARTA, iNews.idKementerian Pertanian (Kementan) memantau kasus kematian babi di Bali. Sempat diduga karena African Swine Fever (ASF) atau flu babi afrika, penyebab pasti kematian tersebut saat ini masih belum ditemukan.

"Perlu dicatat bahwa kematian babi tersebut belum pasti karena ASF. Kami masih dalam proses pengujian dan diagnosa," kata Direktur Kesehatan Hewan Kementan Fadjar Sumping Tjatur Rasa melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Dia menyebut, kasus kematian babi di Provinsi Bali yang tercatat oleh Kementan dalam satu bulan terakhir mencapai 888 ekor.

Kasus kematian babi secara massal itu ditemukan di Kabupaten Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Tabanan dan Kota Denpasar.

Menurutnya, kematian babi yang diduga karena flu babi afrika tersebut masih memerlukan pengujian dan diagnosa di laboratorium rujukan. Saat ini, pengujian tersebut menurutnya sedang dalam proses.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal