Kasus Rabies di Buleleng Telan 5 Korban Jiwa, Warga Diminta Lapor Gigitan Anjing

Pande Wismaya
Ilustrasi vaksinasi rabies pada hewan peliharaan. (Foto: Ist)

Direktur RSUD Buleleng, Putu Arya Nugraha mengatakan korban ketika dibawa ke RSUD menunjukkan gejala penyakit rabies tipe agresif karena menunjukkan takut terhadap air dan udara. Air liur korban juga keluar secara berlebihan. 

"Korban ada riwayat digigit anjing dan anjingnya juga mati. Sayangnya korban tidak segera melaporkan untuk mendapatkan vaksin," ucap Arya, Jumat (6/5/2022). 

Arya Nugraha mengaku jika hingga April tahun 2022 ini sudah ada lima kasus rabies di RSUD Buleleng dan lonjakan kasus cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya satu kasus. Untuk ketersedian var di RSUD Buleleng masih sangat mencukupi.

"Ini kondisinya cukup meminta kewaspadaan. Laporan dari tim ada lima kasus kematian diduga terinfeksi rabies," katanya.

Arya juga mengharapkan agar masyarakat lebih aktif menyampaikan informasi kasus gigitan pada pemerintah. Sehingga bisa diberikan upaya pencegahan.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Maut Minibus Rombongan Wisatawan China, Hilang Kendali Tabrak Pohon

57 tahun lalu

Mobil Bawa Rombongan Wisatawan China Kecelakaan di Buleleng Bali, 5 Orang Tewas 8 Terluka

57 tahun lalu

Desa Unik di Buleleng: Bengkala, Harmoni dalam Keheningan Utara Bali

57 tahun lalu

Profil Biodata Komang Ayu Cahya Dewi, Pebulu Tangkis Cantik asal Buleleng Bali

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Buleleng Bali Kamis Malam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal