“Kami akan melihat dan memantau kondisi di lapangan. Sementara kebakaran sejauh ini tidak mendekati permukiman. Lokasi kebakaran di ketinggian di atas 1.500 mdpl. Sementara vegetasi di area yang terbakar kebanyakan pohon cemara dan sisanya semak belukar,” kata Kepala Resor Pemangku Hutan (KRPH) Daya Karangasem, I Gede Artha Susila.
Sementara Dandim 1623 Karangasem Letkol Inf Bima Santosa mengatakan, kebakaran diduga terjadi akibat gesekan batang atau ranting pohon kering yang tertiup angin kencang. Lokasi titik api berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Agung sehingga pihaknya tak merekomendasikan untuk masuk ke kawasan itu.
“Kami masih memantau perkembangan api. Kalau membahayakan atau ke permukiman, kami akan bertindak. Sekarang kami masih memantau. Kalau lihat zonanya, jaraknya lebih kurang 3 km dari puncak Gunung Agung,” kata Letkol Inf Bima Santosa.