“Berbagai program telah kita luncurkan untuk menguatkan desa wisata. Sejak awal Januari 2022 misalnya kita luncurkan aplikasi desa wisata nusantara untuk membantu promosi dan meningkatkan layanan bagi wisatawan,” ujarnya.
Gus Halim mengatakan, berbagai langkah Kemendes PDTT ini akan lebih efektif jika mendapatkan dukungan penuh dari masing-masing kepala daerah.
Gus Halim pun memberikan apresiasi kepada beberapa Pemda yang concern terhadap pengembangan desa wisata seperti Pemda Gianyar.
“Kami berterima kasih kepada Bupati Gianyar karena dari pantauan kami setidaknya ada tujuh desa wisata di Kabupaten Gianyar yang mendapatkan peringkat terbaik dalam lomba pengembangan desa desa wisata yang digelar oleh Kemendes PDTT,” katanya.
Gus Halim menegaskan percepatan pembangunan desa membutuhkan kekuatan supra desa termasuk pemerintah daerah. Menurutnya kesadaran ini harus dibangun karena terkadang ada beberapa pemda yang tidak support program percepatan pembangunan desa khususnya pengembangan desa wisata.
“Pengelolaan desa wisata itu membutuhkan dukungan penuhh pemerintah. Cuma kadang kadang pemerintah daerah tidak ngeh. Makanya terima kasih kepada bupati walikota yang mendukung betul terhadap desa wisata desa wisatanya termasuk Bali ini,” katanya.