"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," kata dia.
Dia menyarankan masyarakat agar menyebarkan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, Senin menunjukkan bahwa gempa bumi yang mengguncang beberapa wilayah di Bali berkekuatan M 3,7. Pusatnya terletak pada koordinat 8,76° LS; 115, 28° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 7 KM Timur Laut Kuta Selatan, Bali, pada kedalaman 11 km.
Dia menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episentrum dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar mendatar di dasar laut.
Adapun dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Denpasar, Kuta, Jimbaran, Gianyar III MMI (Modified Mercalli Intensity) dan Klungkung I - II MMI. Hingga kini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.