Ditambah lagi kondisi tanah yang masih labil sehingga dapat membahayakan keselamatan tim yang akan membersihkan material longsor.
"Tadi kami di lokasi untuk melakukan pembersihan jalur. Namun tiba-tiba ada material dan bongkahan batu besar dari atas, sehingga personel dan alat berat yang sudah disiapkan tidak dapat melanjutkan pembersihan," katanya.
Menurutnya, selama jalur darat tertutup longsor, warga tiga desa yang terisolir harus menggunakan moda transportasi air melalui Danau Batur untuk keluar desa menuju Kota Bangli.
Dia mengatakan, upaya pembersihan jalan yang tertutup longsor akan dilanajutkan besok pagi. "Besok pagi kondisi cuaca dan tanah sudah stabil, sehingga kami bisa bekerja maksimal dan jalur yang tertutup material longsor bisa kembali dilalui," ujarnya.