Pemilik warung bernama Murni itu mengatakan, korban sering mampir di warungnya untuk minum kopi. Korban juga sudah lama bekerja sebagai ABK di Pelabuhan Benoa.
"Dari keterangan saksi dan orang-orang di sekitar sana, korban sudah lama tinggal di Bali," ujarnya.
Penyebab kematian korban belum bisa dipastikan. Polisi masih menunggu hasil visum dari dokter di RSUP Sanglah.