Dia berpesan agar jangan ada lagi pasien yang menutupi kondisi kesehatan saat tiba di rumah sakit. "Kami mengimbau jangan sampai melakukan hal itu, kita harus jujur kondisi kita termasuk riwayat perjalanan," ujarnya.
Suratmika mengatakan, Gugus Tugas juga berkoordinasi dengan rumah sakit untuk mengetatkan pengawasan yang datang ke rumah sakit.
Hasil koordinasi menghasilkan kesepakatan salah satunya agar rumah sakit lebih memastikan diagnosa pasien sebelum dirujuk dengan tes swab. Jika pasien dipastikan positif, maka rumah sakit dipersilahkan untuk melakukan rujukan.
"Di Tabanan ada dua rumah sakit yang dijadikan rujukan untuk pasien positif covid-19. Rumah Sakit Tabanan dan Rumah Sakit Nyitdah di Kecamatan Kediri," tuturnya.
Suratmika mengakui ada tren peningkatan kasus positif Covid-19 di Tabanan pada Juni ini. Peningkatan terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
"Mulai Maret, April, Mei kita landai. Tapi di Juni ini, dalam dua minggu terakhir ini lonjakannya cukup banyak," tuturnya.
Hingga Selasa (23/6/2020) total pasien positif di Tabanan mencapai 56 orang. Dari jumlah itu, masih ada 25 orang yang dirawat.