DPRD Badung Rekomendasikan Penundaan Kenaikan PBB P2

Anindita Trinoviana
DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat untuk menyikapi kenaikan PBB P2. (Foto: dok DPRD Badung)

DPRD Badung juga menekankan bahwa opsi menaikkan PBB bukan menjadi satu-satunya cara meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Gumanti mencontohkan potensi besar dari investasi online di sektor pariwisata, yang dinilai bisa menjadi sumber PAD alternatif tanpa membebani masyarakat.

Dewan Badung juga merekomendasikan agar tarif PBB P2 yang semula ditetapkan 23 persen dapat diturunkan menjadi 20 persen, sembari melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tabulasi kelas tanah. “Pada prinsipnya Dewan berpihak kepada rakyat. Kalau bisa diturunkan sesuai aturan, kenapa tidak? Jangan sampai PBB menjadi momok bagi masyarakat Badung,” tutur Anom Gumanti.

Nantinya rekomendasi resmi DPRD Badung dijadwalkan akan segera disampaikan ke Bupati Badung.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cinta Batik Semarang Kembangkan Batik Ramah Lingkungan bersama LinkUMKM BRI

57 tahun lalu

Pemkab Kotabaru Gelar Gala Premier Film Dokumenter Budaya Lokal

57 tahun lalu

Pemkab Kotabaru Lepas Kafilah MTQN menuju Tingkat Provinsi Kalsel

57 tahun lalu

Meriahkan Hari Jadi ke-76 Kotabaru, Saijaan Liga Bulutangkis 2026 Resmi Dibuka

57 tahun lalu

Mlatiwangi Kembangkan Tas Serat Alam, Tembus Pasar Internasional berkat LinkUMKM BRI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal