Dia menuturkan, jika pembangunan Rice Milling Unit ini dimulai sejak Januari hingga Agustus 2024. "Proses pembangunannya sudah berjalan dengan lancar," ujarnya.
I Wayan Suryantara juga mengatakan, dalam perjalanannya, Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana telah menjalin kerja sama ke beberapa stakeholders terkait. Seperti para petani di Kabupaten Badung, Badan Usaha Milik Desa, serta Badan Usaha Milik Daerah.
"Semoga dengan dibangunnya Rice Milling Unit ini bisa membantu masyarakat dan petani dalam mengatasi permasalahan pascapanen. Kami jajaran Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana akan tetap mohon bimbingan, tuntunan, dan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Badung dalam usaha membangun Perusahaan Daerah Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana," tuturnya.
Rangkaian kegiatan di Area Rice Milling Unit diawali dengan upacara melaspas, dilanjutkan dengan upacara mendem pedagingan serta ngenteg linggih.
Setelahnya dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Badung yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Badung Ida Bagus Arjana dan penekanan tombol pada salah satu perangkat mesin Rice Milling Unit sebagai awal beroperasinya.