Dijanjikan Kerja di Turki, 5 Warga Buleleng Tertipu IRT hingga Setor Rp18 Juta  

Pande Wismaya
Polres Buleleng menetapkan Ketut Sariani (54) sebagai tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO). (Foto: Pande Wismaya)

BULELENG, iNews.id - Polres Buleleng, Bali mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ke Turki. Seorang ibu rumah tangga (IRT), Ketut Sariani (54) ditetapkan sebagai tersangka.

Sariani melakukan penipuan dengan janji bisa memberikan pekerjaan di Turki dengan gaji di atas Rp7 juta per bulan. 

"Pekerjaan yang dijanjikan yakni kerja di hotel dengan gaji di atas Rp7 juta per bulan," kata Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Picha Armedi dalam keterangan pers, Kamis (15/6/2023).

Untuk meyakinkan korban, Sariani mengatakan anaknya yang berinisial NW (33) menikah dengan seorang polisi di Turki sehingga bisa membantu mendapatkan pekerjaan.

Lima orang warga Kecamatan Tejakula, Buleleng, termakan rayuan Sariani yakni KR (23), NP (25), GJ (23), GP (22) dan KW (26). Mereka menyetor uang hingga Rp18 juta kepada Sariani.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Miris! SD di Gianyar Bali Ini Tak Dapat Satu Pun Murid Baru

2 hari lalu

Kabur ke Perbukitan, WNA Inggris Curi Tas Turis Prancis Ditangkap di Nusa Penida

3 hari lalu

Paus Terdampar di Pantai Perancak Jembrana, Warga Berjibaku Evakuasi Dorong ke Laut

8 hari lalu

Epilepsi Kambuh saat Naik Motor, Pria di Gianyar Tewas Kecelakaan Jatuh ke Sungai

17 hari lalu

Dijanjikan Kerja di Jepang, 6 Calon PMI di NTB Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal