Vidayanti lantas membiarkan Riki berjalan keluar rumah sendirian. Karena selama ini Riki hanya berani bermain sampai di depan rumah bersama anak-anak lainnya.
Namun tak lama kemudian, Vidayanti mendapat laporan anaknya jatuh ke sungai. Mendengar itu, ia pun langsung histeris dan menangis sejadinya.
Upaya pencarian oleh aparat kepolisian dibantu warga dilakukan dengan menyusuri aliran sungai yang menuju ke arah Denpasar itu.
"Korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit, tapi tidak tertolong," ujar Oka.