Diduga Kelelahan usai Rawat Pasien Korona, 2 Perawat di RSUP Sanglah Diisolasi

Antara
Ruang Nusa Indah, ruang isolasi pasien suspect virus korona di RSUP Sanglah Denpasar. (Foto: iNews.id/Aris Wiyanto)

"Bagaimana dia menangani pasien menggunakan APD seperti apa itu semua sudah ada prosedurnya," ucapnya.

Ketua Komite K3 RSUP Sanglah Denpasar Dr. IGB Ken Wirasandhi mengatakan, SDM di RSUP Sanglah saat ini akan mengoptimalkan pemakaian APD dan proses dekontaminasi. Sehingga ketika selesai melakukan kegiatan, direkomendasikan untuk pulang.

Namun dia megingatkan, dengan kondisi meningkatnya kasus suspect virus korona di Bali sementara SDM terbatas, kemungkinan akan ada karantina untuk tenaga medis.

"Misalnya diambil seminggu atau dua minggu dengan asumsi yang kontak lama maka berisiko sakit. Setelah diputuskan dua minggu boleh tidak bertugas maka kita akan melakukan proses selama 14 hari karantina sampai tidak menimbulkan keluhan, baru boleh bekerja," katanya.

Saat ini, kata dia, Ruang Nusa Indah dicoba untuk dirancang sebagai tempat mereka bisa istirahat representatif jangka lama. Saat ini, rekomendasi untuk mereka masih boleh pulang setelah dekontaminasi.

"Maka tadi proses dekontaminasi untuk ruangan sudah dilakukan dengan situasi pengembangan optimalisasi ruang isolasi, supaya bisa memutus rantai penularan dan jangan sampai RS Sanglah menjadi episenter baru dalam kasus ini," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1 Pasien Korona Meninggal di Bali, 9 WNA Masuk Dalam Pengawasan

57 tahun lalu

Pasien Positif Korona yang Meninggal Dikremasi di Pemakaman Mumbul Bali

57 tahun lalu

Pasien Positif Korona yang Meninggal Dunia Dirawat di RSUP Sanglah Bali

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal