Untuk bisa masuk, petugas terpaksa memanjat tembok hingga akhirnya bisa membuka pintu vila. Pablo kemudian keluar dari vila.
Saat hendak diamankan, Pablo sempat memberontak. "Setelah kita bujuk, dia bisa diamankan dan kita bawa ke rumah sakit jiwa di Bangli," ujar Watha.
Dia menduga Pablo kehabisan uang dan tidak bisa pulang ke negaranya. "Kita akan koordinasikan dengan konsulatnya untuk penanganan selanjutnya," katanya.