- Bukannya tidak ingin pulang ke rumah, melainkan tidak punya waktu dan ongkosnya.
- Jangankan membentak orang lain, berbicara pun dia malu-malu.
- Saiful bukan murid yang cerdas, dia hanya beruntung bisa terpilih ikut lomba.
Ketiga jenis konjungsi yang telah dibahas di atas, termasuk konjungsi intrakalimat. Sementara, untuk menghubungkan satu kalimat dengan kalimat lain membutuhkan konjungsi antarkalimat.
Konjungsi antarkalimat selalu digunakan di awal kalimat baru yang ditandai dengan huruf kapital dan diikuti tanda koma. Berikut contoh konjungsi antarkalimat:
Biarpun demikian,
Biarpun begitu,
Sekalipun demikian,
Sekalipun begitu,
Walaupun demikian,
Walaupun begitu,
Meskipun demikian,
Meskipun begitu,
Sungguhpun demikian,
Sungguhpun begitu,
Contoh kalimat:
- Biarpun demikian, (Antok tidak pernah sependapat dengan kami. Biarpun demikian, ia senantiasa menghargai orang lain)
- Biarpun begitu, (Anam tidak pernah belajar matematika. Biarpun begitu, ia selalu mendapatkan nilai yang bagus.
- Sekalipun demikian, (Olla senantiasa baik kepada orang lain. Sekalipun demikian, terkadang dia juga mengeluh.